Thursday, February 9, 2017

Mimpi dalam jarak pandang

 image


Aku tidak kehilangan mimpiku sama sekali. Ia masih menggantung di depan mataku tepat sebelum titik buta. Aku melihatnya setiap saat. Kuikhtiarkan di setiap hari. Kumasukkan ia di dalam doaku di setiap waktu. Tapi…. menjelajahi waktu mengejar mimpi bagiku bagaikan mendaki gunung menuju puncak. Ada banyak jalan menuju ke sana. Ada jalan pintas dan cepat, namun amat berliku dan tajam. Ada jalan yang lebih landai dengan jarak tempuh yang lebih lama. Sungguh… jika aku hanya membawa diriku sendiri.. akan kutaklukan jalan berliku dan tajam itu, karena rinduku pada maha karya di bumi teratas. Tetapi, pada nyatanya, aku tak sendiri. Aku harus memilih jalan yang satunya. Waktuku menuju puncak akan tertunda, tapi selama orang2 yang berada di sisiku tak pernah memintaku berhenti melangkah, aku akan tetap bersama mimpiku. Saat ini, aku masih berada jauh di kaki gunung, menyiapkan diriku dan orang2 yang bersamaku untuk menyiapkan langkah terbaik kami. Hai mimpi, tetaplah berada dalam jarak pandang terdekatku. Suatu saat, aku akan menggenggammu dan merajut mimpi2 baru.

No comments:

Post a Comment